Tampilkan postingan dengan label private. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label private. Tampilkan semua postingan

21 September 2008

Unter den Linden

Ujung-ujung jari mati rasa.

Membeku di tengah kota yang kerap menggilas sejarah

- dan mendirikannya kembali.



Aku mencandra sekalian kekinian,

kecendekiawanan, kebebalan.

Yang dramatis dan penuh harap,

berpunggungan dengan elok.

Ragam gagasan melumuri gerigi-gerigi hasrat.

Di bumi manusia, mesin-mesin memerinding kuduk lalu beringsut.



Pijar-pijar lampu mulai memendar,

meneguhkan batas struktur dan latar.

Orang bergegas. Lekas.

Selekas angin memilir yang tegak dan tergeletak;

membawa Linden kering terbang pendek-pendek,

di atas balok cor, jalan, tanah, rumput.


Di tengah lapang yang lapang,

jari-jari mati rasa.




PO,November 2004

BuTiR PuTiH

Butir Putih


Kendati Linden bergeming digugurkan musim.
Tapi, getar tetap meruak di antara ranting, dahan
Tak juga titik beku berhasil mencegahnya
diterbangkan angin dingin


Adakah yang lebih bergetar?
Kala rindu disepuh butir-butir putih
yang turun kali pertama,
menebal sejak semalam



Bahasa tak berdaya menyentuh
apapun disini.
Ditempat jauh,
teramat jauh.


Butir itu tetap turun
... Dan terus menyepuh




Puisi Utk Cyanthi,
di tempat jauh, amat jauh.

November 2004

09 April 2008

GoLd

Ribuan jarak yang terbentang
ku titip satu doa, syukur dan harapan
Dear Mom..
Selamat Ulang Tahun

I love you always